Sosialisasi gernas baku tk/paud dharma wanita melati 3 moris jaya

Simbol gambar Gerakan Nasional orang tua membacakan buku

morisjaya.desa.id – (5 April 2018). Sosialisasi Gernas BAKU diadadakan pada Hari rabu tangal 04 April 2018, bertempat di gedung TK/PAUD Dharma Wanita Melati 3 kampung Moris Jaya. Acara tersebut diadakan oleh pengelola TK/PAUD Dharma Wanita Melati 3. Adapun peserta sosialisasi berasal dari seluruh wali murid TK/PAUD Dharma Wanita Melati 3, dan dihadiri pula oleh Aparatur kampung dan kader Bina Keluarga Balita (BKB) kampung Moris Jaya.

Gernas BAKU, adalah kepanjangan kata dari Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku. Suatu gerakan untuk mendukung inisiatif dan peran keluarga dalam meningkatkan minat baca anak melalui pembiasaan di rumah maupun di lembaga PAUD. Sosialisasi tersebut dilaksanakan dalam rangka persiapan pelaksanaan pencanangan gerakan Nasional orang tua membacakan buku, yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2018.

Kepala sekolah TK/PAUD Dharma Wanita Melati 3 bersama aparatur kampung Moris Jaya. (Dok desa – foto Keksi)

Dalam kesempatan tersebut kepala sekolah TK/PAUD Dharma Wanita Melati 3 ) Ibu Suroso Wati, dalam sambutanya menjelaskan tentang apakah itu gerakan Nasional orang tua membaca buku. Seperti dikutip dari sambutanya, “Gerakan Nasional orang tua membacakan buku adalah suatu usaha untuk menumbuhkan minat baca pada anak, meningkatkan kemampuan komunikasi, menyampaikan ide anak, meningkatkan jiwa imajinasi dan daya pikir anak. Selain itu, diharapkan mampu mempererat hubungan sosial emosi orang tua dan anak, serta meningkatkan rasa keingin tahuan anak” tuturnya.

Untuk menumbuhkembangkan minat budaya baca pada anak Indonesia, pemerintah berkolaborasi dengan penggiat peduli anak usia dini dengan melakukan gerakan nasional. Gerakan Nasional tersebut berupa, gerakan Nasional orang tua membacakan buku, yang akan dimulai pada tanggal 5 (lima) Mei 2018. Gerakan Nasilonal orang tua membacakan buku, merupakan gerakan yang dilakukan untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat meliputi orang tua, warga sekolah, secara terorganisir. Semua itu dilakukan, guna menumbuhkan dan meningkatkan minat baca pada anak Indonesia.

Acara sosialisasi diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. (Dok desa/foto FR)

Gerakan Nasional orang tua membacakan buku ini sangat penting, program tersebut diharapkan menumbuhkan minat membaca pada anak, yang jauh lebih penting daripada anak dapat cepat membaca. Membaca untuk anak usia dini adalah kegiatan menceritakan gambar dan mengucapkan huruf yang dilakukan orang dewasa bersama anak. Adanya gerakan Nasional orang tua membacakan buku, masyarakat diajak untuk ikut serta dengan menyampaikan kepada warga di sekitar tempat tinggalnya agar bersama-sama mensukseskan program tersebut. Selain itu, gerakan Nasional orang tua membacakan buku mempunyai tujuan yang sangat mulia, yang mana diharapkan bisa mewujudkan generasi muda yang mampu menggapai dunia dengan gemar membaca sejak usia dini.

Peserta sosialisasi sedang menyimak uarian dari kepala sekolah. (Dok desa/foto FR)

Menumbuhkembangkan budaya membaca mempunyai tujuan yang sangat mulia, seperti di kutip dari sebuah kata mutiara, “Membaca adalah senjata ampuh yang mampu menghantam kebodohan, kemiskinan, dan ketersia-siaan yang bisa mengahncurkan bangsa. Bangsa yang tidak banyak membaca, tidak banyak tahu, tidak banyak bisa. Bangsa yang tidak banyak tahu dan tidak banyak bisa, pasti akan membuat pilihan buruk, di rumah tangga, di sekolah, di dunia kerja, di pengadilan, dan di bilik pemilu. Keputusan-keputusan itu akhirnya mempengaruhi seluruh kehidupan berbangsa.” (red desa/FR)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan